Fedora (sebelumnya bernama
Fedora Core) adalah sebuah distro
Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung
oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal
dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi
pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan
oleh Linus Torvalds.
Fedora (sebelumnya bernama
Fedora Core) adalah sebuah distro
Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung
oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal
dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat.
Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi
pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan
oleh Linus Torvalds.
FITUR KEAMANAN
Keamanan adalah salah satu fitur penting di Fedora. Salah satu fitur
yang terdapat pada Fedora adalah Securtiy-Enchance Linux, fitur Linux yang
mengimplementasikan kebijaksanaan keamanan linux, termasuk pengawasan aksess
perintah, melalui Modul keamanan Linux pada Linux kernel. Fedora adalah salah
satu dari distribusi yang memimpin dengan SELinux.
SO Linux diperkenalkan pada Fedora Core 2. tetapi ini dinonaktifkan,
karena mengubah secara radikal bagaimana sistem operasi bekerja, tetapi
diaktifkan lagi pada Fedora Core 3 dan diperkenalkan dengan sedikit tepat.
FITUR
- Linux Kernel
- Btrfs Filesystem
- Redesigned SELinux troubleshooter
- Xorg Server 1.10
- Deja Dup backup software
- LibreOffice 3.3 open source office suite
- Mozilla Firefox 4.0 web browser
- Ledger, double-entry accounting system
- Higher compression in live images
- IcedTea Java plugin
Kelebihan :
- Banyak fitur, mapan dan aman
- Tampilan desktop yang memukau
- Fitur keamanan yang baik, dengan adanya SELinux (Security – Enhanced Linux)
- Tidak mudah terkena virus
- Sudah terdapat libreoffice
- Terdapat fiture Xen
Kekurangan :
- Kurang cocok untuk server
- Penggunaan tidak semudah Suse & Mandrake
- Lebih terdistribusi untuk keperluan umum
- Multimedia yang kurang
BlankOn Linux adalah sebuah
distribusi Linux berbasis Debian yang dikembangkan oleh tim pengembang BlankOn
Indonesia dengan dukungan dari Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI).
Penamaan :
BlankOn adalah tutup kepala khas
beberapa suku/budaya di Indonesia, BlankOn juga berarti blank (bilangan biner
0) dan on (bilangan biner 1) atau topi digital (modern) dengan tampilan klasik
(kuno). Arti lain kata BlankOn adalah perubahan dari blank (kosong) menjadi on
(menyala atau berisi).
PENGEMBANGAN
Setelah menghadirkan BlankOn
versi 1 yang berbasis Fedora Core, YPLI dan Komunitas Ubuntu Indonesia
mengembangkan BlankOn versi 2 (dengan kode nama "Konde") yang
berbasiskan Ubuntu Linux. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di wikipedia
pengembangan BlankOn dan selalu terbuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin
terlibat dan berperan aktif dalam pengembangan BlankOn.
BlankOn Linux versi 1.0 dan
versi 2.0 ini disponsori oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific
and Cultural Organization) dan beberapa lembaga lainnya.
Semenjak dari versi 8, BlankOn
menggunakan Debian sebagai indukkan dan memiliki DE (Desktop Environment)
sendiri yang bernama Manokwari.
TUJUAN
Tujuan pengembangan distro
Linux BlankOn adalah menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan
pengguna komputer umum di Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan,
perkantoran, dan pemerintahan. BlankOn dikembangkan dengan dukungan multimedia
seperti mp3, vcd, dan dvd. BlankOn didesain dengan tampilan grafis dan tema
yang menampilkan ciri khas Indonesia. Pengembangan BlankOn akan terus dilakukan
secara terbuka kepada publik. Kegiatan pengembangan ini diharapkan dapat
menghasilkan rilis BlankOn satu hingga dua kali dalam setahun.
RILISAN BLANKON
- BlankOn
1.0
Bianglala - 10 Februari 2005 - BlankOn
2.0
Konde - 15 November 2007 - BlankOn
3.0
Lontara - 27 April 2008 - BlankOn
4.0
Meuligoe - 15 November 2008 - BlankOn
5.0
Nanggar - 16 Juni 2009 -
BlankOn 6.0Ombilin - 4 Juli 2010
- BlankOn
7.0
Pattimura - 17 Agustus 2011 - BlankOn
8.0
Rote - 17 Agustus 2012 - BlankOn
9.0
Suroboyo - 15 Februari 2014 - BlankOn
X
Tambora - Beta-1 - 20 Mei 2015
- HTML5
- BlankOn Desktop
- Kernel Linux versi 3.0.xx
- Antarmuka menggunakan Bahasa Indonesia
- Software Basic
- Multimedia Lengkap
- Aksara Daerah
- Tema & Grafis khas Indonesia
- Desktop berkonteks
- GNOME versi 3.xx
- LibreOffice 3.5.xx
- Peramban web chromium-browser
- Aplikasi surat elektronik Evolution
Kelebihan :
- Ringan
- Gratis
- Aplikasi Lumayan Lengkap
- Tersedia tutorial untuk pemula Linux
- Sudah terdapat libreoffice
- Terdapat fiture Xen
Kekurangan :
- Linux masih kurang support untuk beperapa pembuat permainan atau games
- Hampir semuanya software yang telah ada merupakan hasil jerih payah komunitas, tapi sebagian kecil merupakan dukungan dari hardware nya
Jadi dapat disimpulkan bahwa perbedaan dari LINUX OS FEDORA DAN BLANKON adalah kalau Fedora Project adalah sebuah komunitas yang sengaja dibentuk oleh Red Hat untuk memisahkan antara bisnisnya dan kontribusi dalam pengembangan Linux,sedangkan BlankOn Linux adalah distro Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia (khususnya dalam bidang pendidikan,perkantoran,dan pemerintahan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar